Hari ke-4 di sini..
hari ke 4 gw di kampung orang. Semuanya oke, cuma ada beberapa kendala aja sih dalam melaksanakan program kegiatan.
yang pertama, masyarakatnya.
kata orang-orang, masyarakat disini menggunakan sistem kota dalam pergaulan sehari-hari. ngeh nggak maksud gw? jadi artinya mereka itu udah kayak penduduk di perkotaan. mereka individual, susah diajak kerja sama kalo gak ada iming-imingin sesuatu. sebenernya masyarakatnya baik kok, mereka welcome sama anak-anak kkn. cuma ya itu, lebih suka diem di rumah daripada ikut kegiatan ini itu.
KKN hari pertama
hello guys, sekarang gw lagi KKN di desa Way Tuba, Kabupaten Way Kanan. Di sini gw dan 9 orang lainnya tinggal di rumah Bapak Sekretaris Desa.
Rumahnya layak ditempati dan fasilitas lumayan memadai. Terlebih WC nya bersih banget, ada 2 pula. Tidur empet-empetan kayak ikan sarden gapapa lah, masih tetep bersyukur boleh tinggal di rumah seperti ini.
Pagi ini gw bangun jam 5 subuh dan langsung mandi. Oke gw tau lo nggak percaya, tapi percaya deh kalo gw orang yang pertama bangun dan mandi diantara temen-temen sekelompok gw. Abis mandi trus bantuin ibu Sekdes nya cuci piring, masak, ya pokoknya setor muka dulu lah biar nggak dibilang anak gadis pemales. Emang capek sih ya tapi gw tetep seneng kok :)
Continue reading KKN hari pertama
Rumahnya layak ditempati dan fasilitas lumayan memadai. Terlebih WC nya bersih banget, ada 2 pula. Tidur empet-empetan kayak ikan sarden gapapa lah, masih tetep bersyukur boleh tinggal di rumah seperti ini.
Pagi ini gw bangun jam 5 subuh dan langsung mandi. Oke gw tau lo nggak percaya, tapi percaya deh kalo gw orang yang pertama bangun dan mandi diantara temen-temen sekelompok gw. Abis mandi trus bantuin ibu Sekdes nya cuci piring, masak, ya pokoknya setor muka dulu lah biar nggak dibilang anak gadis pemales. Emang capek sih ya tapi gw tetep seneng kok :)
terakhir di tahun 2012 :3
detik-detik menjelang pergantian tahun..
gak terasa ya guys bentar lagi kita akan memasuki tahun baru 2013 :') coba diinget-inget, selama tahun 2012 lo lebih sering melakukan sesuatu yang baik, berguna, apa malah kebanyakan melakukan sesuatu yang konyol dan cenderung buang-buang waktu?
kalo gw, imbang. hehe
gosip yang membara -jiah- di tahun 2011 dan awal 2012 adalah gosip tentang kiamat yg diperkirakan jatuh pada 21 Desember 2012. heboh banget tuh, sampe dibikin film-nya juga kan dengan judul serupa.
gw rasa awal-awal gosip tentang kiamat itu cuma sedikit yang percaya, karena masih banyak yang percaya bahwa kiamat adalah rahasia Tuhan dan hanya Dia yang tau. tapiiiiiiiii dengan kehadiran si film ini, dengan efek dan visualisasi yang WOW SEKALI ya mau nggak mau banyak yang terpengaruh juga -__-
siapa sih yang gak keder liat penggambaran yang begitu nyata (dan begitu mengerikan) tentang kondisi bumi saat datangnya kiamat seperti yang diceritakan dalam film tersebut? duh nanti pas kiamat ada hujan meteor, tsunami, bumi terbelah, api dimana-mana, ya kira-kira pikiran kayak gitu yang ada di otak saat nonton tuh film. ujung-ujungnya, was-was sendiri.
sekarang tanggal 31 Desember 2012, yang artinya apa? gosipnya gak terbukti :p
nah, beberapa jam lagi kita bakal memasuki tahun 2013. pastinya harapan kita sama, menjadi orang yang lebih baik, lebih sukses, dan lebih beriman :)
ngomong-ngomong Bandar Lampung tadi dilanda hujan yang lebaaaaat sekali. sekarang aja masih mendung-mendung kelabu. moga gak hujan deh, kasian yang mau ngerayain tahun baruan nti batal kalo diganggu hujan plus petirnya :')
punya rencana ngerayain malam tahun baru? gw rencananya mau jalan, ngerayain tahun baruan sama pacar dan temen-temen :3 sama keluarga juga ding, bikin acara sendiri di rumah :D
NB: sepertinya ini postingan terakhir gw di tahun 2012. sampe ketemu di tahun 2013 guys, and HAPPY NEW YEAR! :*
Ketika panas, mendung dan hujan..
Beberapa
menit yang lalu saya menyempatkan diri melihat langit setelah seharian
mengurung diri dalam kamar. Mendung. Gelap. Dan udara terasa panas. Pengap.
Seketika
saya menyadari tentang satu hal.
Keadaan
langit saat ini benar-benar mencerminkan perasaan manusia ya. Setidaknya
perasaan beberapa manusia, termasuk saya.
Pernahkah
hati kamu terasa panas walaupun cuaca sedang sangat bersahabat? Saya yakin kamu
pernah. Saya yakin tidak ada manusia yang tidak pernah merasakan sedih, kecewa,
marah. Bahkan orang yang jiwa spiritualnya sudah tinggi sekalipun pasti pernah
merasakan hal-hal seperti ini. Perasaan demikian sungguh manusiawi dan tidak
terelakkan selama kita masih memiliki jiwa.
Ketika
hati tengah digerogoti oleh rasa panas namun kamu tidak bisa melampiaskannya
pada hal lain, apa yang akan kamu lakukan? Diam? Murung? Mendung?
Terdiam
dalam hati yang panas. Apa yang dapat kamu lihat? Rimbunnya rerumputan? Bentuk awan?
Burung yang beterbangan? Saya yakin kamu dapat melihat segalanya selama mata
masih berfungsi. Tapi dapatkah kamu melihat hal-hal abstrak? Misalnya melihat masalah
kamu dengan pikiran yang jernih? Melihat hikmah dari rasa marah dan kecewa yang
timbul? Melihat siapa yang salah, siapa yang benar, apa yang sebenarnya
terjadi? Melihat apakah ada kemungkinan kamu yang salah? Melihat apakah
sebaiknya kamu harus meminta maaf terlebih dahulu? Apa justru siapkah kamu
memaafkannya dengan tulus seandainya dia yang salah? Saya rasa kamu tidak dapat
melihatnya selama hati masih dirundung panas. Jika kamu tidak dapat melihat,
lalu apa? Gelap.
Panas,
mendung, gelap. Setelah itu?
Kecewa,
marah, merasa tidak ada tempat untuk menumpahkan rasa, terdiam, merenung lalu
tanpa disadari air mata mulai bergulir. Awalnya hanya satu tetes, tapi makin
lama tumpahlah semuanya. Banyaknya air mata yang jatuh mencerminkan berapa
banyak rasa yang membebani hati kamu. Banyaknya air mata yang jatuh bukan
berarti kamu lemah, cengeng. Air mata hanya satu cara sederhana untuk
memadamkan kobaran api yang sudah terlanjur menyala dalam diri. Hujan.
Saya
tertawa. Kenapa bisa pas sekali?
Namun
tenang saja, Tuhan selalu mengerti kita bukan? Setelah hujan, biasanya langit
langsung cerah dan makin indah karena hiasan pelangi. Untuk yang satu ini, saya
rasa masing-masing kita akan berbeda. Bukan berarti tidak semua orang akan
bahagia setelah terkena cobaan, tapi semata-mata pelangi kita akan datang dalam
waktu yang berbeda. Indah setelah waktunya kan?
Sayangnya
pelangi saya belum muncul. Saya baru menerima panas, mendung dan gelap.
Ngomong-ngomong,
di luar sedang gerimis. Haruskah saya beritahu apa yang saya rasakan sekarang?


